Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, memimpin upacara gabungan terakhir di bulan Ramadan. Sumber Pemprov Jawa Barat

PNS, apresiasi, tanggung jawab, apel, penutupan ramadan

Bupati Garut Tekankan Tanggung Jawab PNS dan Beri Apresiasi untuk SKPD dalam Apel Gabungan Penutup Ramadan

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, memimpin upacara gabungan terakhir Ramadan sekaligus melantik tujuh PNS dalam jabatan fungsional. Ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab jabatan, mendukung kebijakan jam kerja pukul 06.30 untuk keseimbangan kerja dan keluarga, serta menekankan profesionalisme dalam pelayanan publik.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, memimpin upacara gabungan terakhir di bulan Ramadan dan pada saat yang sama melantik tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional di Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

Acara tersebut diadakan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin, 24 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Syakur menekankan kepada PNS yang baru dilantik tentang besarnya tanggung jawab yang datang bersamaan dengan sumpah jabatan. Ia menyatakan, sumpah tersebut membawa konsekuensi yang signifikan, baik di dunia ini maupun di akhirat, sehingga diharapkan para PNS menjalankan peran mereka dengan penuh dedikasi, mematuhi regulasi yang ada, dan menghindari tindakan yang tidak etis.

Syakur juga memberikan dukungan terhadap kebijakan waktu kerja yang dimulai pukul 06.30, yang ia pandang dapat meningkatkan kualitas waktu bersama keluarga. Ia berharap kebijakan ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi.

Menjelang akhir bulan Ramadan, Bupati mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mempertahankan semangat dalam melaksanakan tugas mereka. Ia berbagi pengalamannya selama hampir tiga minggu menjabat sebagai Bupati Garut, dan mengungkapkan bahwa ia mulai memahami dan menghargai ritme kerja dalam pemerintahan daerah.

Lebih lanjut, Syakur mengungkapkan rencana untuk melakukan penilaian mengenai kinerja SKPD sebagai langkah evaluasi. Ia menilai bahwa penilaian ini penting sebagai upaya untuk menilai efektivitas kerja dan memastikan bahwa tujuan yang telah disusun dapat tercapai. Ia menekankan bahwa para pejabat yang telah diberi tanggung jawab harus bertindak secara profesional dan bisa dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan hasil evaluasi awal, bupati menyatakan bahwa secara umum kinerja SKPD berada pada posisi yang baik, namun terdapat beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan pentingnya memiliki indikator kinerja yang jelas sebagai salah satu bentuk akuntabilitas.

Sebagai penutup, Syakur mengingatkan bahwa tugas utama para pegawai pemerintahan adalah melayani masyarakat. Ia mengajak seluruh staf untuk memberikan pelayanan publik yang optimal sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara serta dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Sumber: Jabarprovgoid

Komentar